Kualitas Udara Medan Berubah Antarplatform, Suhu Sekitar 25°C

BERITA Opini

Medan, Jumat, 23 Oktober 2026 — Suhu di titik Medan pada tangkapan layar Windy tercatat sekitar 25°C pada pukul 23.00 WIB, bersamaan dengan AQI 128. Pada pembaruan IQAir pukul 23.00 WIB, AQI⁺ US tercatat 157 dengan PM₂.₅ sebagai polutan utama sebesar 64 µg/m³. Sebelumnya, halaman IQAir mencatat AQI 168 dan PM₂.₅ 80,1 µg/m³ pada pukul 22.00 WIB. Perubahan angka tersebut menunjukkan bahwa pembacaan kualitas udara dapat bergerak dari waktu ke waktu.

Angka Windy dan IQAir tidak dapat dianggap sebagai pengukuran yang sama. Tangkapan Windy menampilkan layer CAMS, yaitu prakiraan kualitas udara untuk titik dan waktu tertentu. Sementara itu, halaman IQAir mencantumkan data dari tiga stasiun dan tiga kontributor. Perbedaan sumber, lokasi, waktu pembaruan, dan metode pengolahan dapat menghasilkan nilai yang berlainan. Karena itu, angka AQI sebaiknya dibaca dengan memperhatikan nama platform dan waktu pencatatannya.

Pada skala AQI US, angka 128 berada dalam kategori “tidak sehat bagi kelompok sensitif”, sedangkan angka 157 masuk kategori “tidak sehat”. Kategori AQI ini berbeda dari Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Indonesia. AirNow menyebut anak-anak, lansia, serta orang dengan penyakit jantung atau paru-paru sebagai kelompok yang lebih perlu memperhatikan paparan ketika AQI meningkat.

Prakiraan BMKG menunjukkan suhu di Kota Medan dapat berbeda menurut kecamatan dan waktu. Sejumlah prakiraan mencatat suhu sekitar 25°C pada salah satu periode, dengan kisaran sekitar 23–31°C pada periode lainnya. Dengan demikian, angka 25°C pada peta Windy menggambarkan titik dan waktu tertentu, bukan kondisi seragam di seluruh kota.

Perhatian terhadap kualitas udara juga relevan dengan temuan penelitian lokal. Anggita, Ashar, Samosir, dan Tanjung (2026) menganalisis data bulanan Kota Medan periode 2021–2025 dan menemukan hubungan signifikan antara kejadian pneumonia pada balita dengan beberapa polutan, termasuk PM₂.₅, NO₂, O₃, dan SO₂. Karena penelitian itu menggunakan desain ekologi, temuannya menunjukkan hubungan pada data wilayah dan periode yang dikaji, bukan bukti bahwa satu pembacaan AQI tertentu menyebabkan penyakit pada individu.

Kajian Amin et al. (2024) mengenai partikel udara di Indonesia turut menyoroti risiko paparan partikulat, tantangan pemantauan, serta kesenjangan data. Sementara itu, Yu et al. (2024) menyimpulkan bahwa paparan PM₂.₅ jangka pendek berkaitan dengan beban kesehatan yang berarti secara global, terutama di kawasan Asia, Afrika, dan perkotaan. Riset-riset tersebut mendukung pentingnya pemantauan, tetapi angka AQI tidak dapat langsung disamakan dengan konsentrasi PM₂.₅ tanpa memperhatikan skala, lokasi, periode rata-rata, dan metode pengukuran.

Warga diimbau memeriksa pembaruan kualitas udara sebelum beraktivitas di luar rumah. Ketika AQI berada di atas 100, kelompok sensitif sebaiknya mengurangi aktivitas fisik berat atau berkepanjangan di luar ruangan dan memantau kondisi kesehatannya. Masyarakat juga dapat membandingkan informasi dari beberapa sumber sambil memperhatikan waktu pembaruannya.

Penulis: Muhammad Rahmat, S.Pd.I., M.Si.
Pengurus Daerah Al Washliyah Kota Medan

Rujukan

  • Anggita, D., Ashar, Y. K., Samosir, H. E., & Tanjung, N. U. (2026). “Hubungan Kualitas Udara Ambien dengan Kejadian Pneumonia pada Balita: Studi Ekologi di Kota Medan, Indonesia, 2021–2025.” Jurnal Promotif Preventif, 9(3), 456–467. https://doi.org/10.47650/jpp.v9i3.2674
  • Amin, M., et al. (2024). “A review of particulate matter (PM) in Indonesia: trends, health impact, challenges, and options.” Environmental Monitoring and Assessment, 197(1), 11. https://doi.org/10.1007/s10661-024-13426-z
  • Yu, W., et al. (2024). “Estimates of global mortality burden associated with short-term exposure to fine particulate matter (PM₂.₅).” The Lancet Planetary Health, 8(3), e146–e155. https://doi.org/10.1016/S2542-5196(24)00003-2
  • BMKG. Prakiraan Cuaca Kota Medan.
  • AirNow. AQI Basics dan kategori kualitas udara.
  • Copernicus Atmosphere Monitoring Service. Prakiraan kualitas udara CAMS pada Windy.
  • IQAir. Indeks kualitas udara dan PM₂.₅ di Medan.
  • Windy. Tangkapan layar layer AQI/CAMS yang dibagikan, menunjukkan suhu sekitar 25°C dan AQI 128 pada pukul 23.00 WIB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *